Bustamal namanya, tapi kami dan anak-anak lain di desa kami memanggilnya Jamal. Bocah lelaki berusia 13 tahun itu beberapa waktu lalu mengalami musibah ketika dirinya hendak mencari nafkah. Mencari nafkah sendiri untuk menambah uang jajan bukan hal yang asing lagi di desa kami. Anak-anak di desa Paseh sehari-harinya memang banyak yang memiliki pekerjaan sampingan, membuat batu bata atau menjadi pemanjat pinang, ada juga sebagian yang lain membantu orang tuannya memanen padi ketika musim panen tiba. Begitupun Jamal, Sore itu ketika angin bertiup kencang, Jamal bersama temannya masih terus memanjat pohon pinang. Namun naas, pohon yang dipanjat Jamal tiba-tiba saja patah karena batang kayunya lapuk dibagian dalam. Pohon pinang setinggi 7 meter jatuh bersama dengan Jamal. Tubuh kecil Jamal sore itu juga dirujuk Ke RS Zainal Abidin Banda Aceh.

Jamal sempat mengalami koma beberapa hari namun masa kritis itu segera terlewati. Ketika Tim Balai Baca menjenguk Jamal di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh, kondisi Jamal masih jauh dari kata normal, bahkan sangat memprihatinkan. Menurut keterangan perawat yang berjaga, Jamal mengalami kerusakan di bagian saraf dan pinggangnya retak. Hal tersebut membuat jamal mengalami kejang-kejang dibagian tangan kirinya, tidak bisa berbicara, bahkan harus mendapat asupan makanan lewat selang yang dipasang dibagian hidungnya.

Seiring waktu penyembuhan, Alhamdulillah kondisi Jamal menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini terlihat ketika kami dan anak-anak didik Balai Baca mengunjungi Jamal yang sudah diperbolehkan pulang pada 28 April lalu. Kondisi Jamal waktu itu sudah mulai membaik. Kini Jamal sudah mampu menggerakakan tangan dan kakinya, meski ia belum bisa berbicara dan berjalan normal.

Beberapa hari lalu Jamal juga sudah terlihat riang, berkeliling kampung dengan kursi roda bersama Ayahnya. Jamal bahkan berkunjung sejenak ke Balai Baca. Jamal pasti rindu bermain dan belajar di Balai Baca.

Perkembangan kesehatan Jamal tidak lepas dari banyaknya dukungan dari penderma dalam membantu proses penyembuhannya. Per tanggal 14 April s/d 3 Mei 2018 terkumpul donasi sebanyak Rp. 3.850.000,-, total donasi yang telah tersalurkan  sebanyak Rp. 2.850.000,- . Selanjutnya donasi akan disalurkan dalam bentuk barang kebutuhan secara bertahap sesuai kebutuhan Jamal.

Kami atas nama Balai Baca mengucapkan ribuan terima kasih kepada para penderma dan semua yang turut berdoa untuk kesembuhan Jamal.

 

Categories: Balai BacaNews

2 Comments

rani · July 23, 2018 at 5:26 am

apakah ada bantuan dana dari para donatur?

    admin · July 31, 2018 at 12:40 pm

    Alhamdulillah. Sangat banyak yang membantu proses penyembuhan jamal. Saat ini Jamal sudah dapat beraktivitas seperti biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Balai Baca

Gerombolan Keren Sukma Bangsa Jilid II

  Yup! Anak-anak OSIS SMA Sukma Bangsa telah berbagi pengalaman, keterampilan seta keceriaan bersama anak-anak didik Balai Baca sebulan penuh pada Oktober tahun lalu. Kegiatan  yang masuk dalam agenda kerja OSIS tersebut terbilang sangat sukses Read more…

Balai Baca

Field Trip #3 : Balai Baca Play Rafting in Gayo Highland

Sabtu, 17 Februari 2018 Balai Baca bersama Sukma Berbagi field trip ke tanah Gayo loh. Yey!! Perjalanan berkelok yang memakan waktu sekitar empat jam itu akhirnya berhenti di atomic launch (start pengarungan) Gayo Rafting, yang terletak Read more…

Mugee Buku

Mugee Buku Goes To Lingkar Alam

Dear pembaca setia Balai Baca dimanapun kamu berada. Hari minggu kemarin ada yang spesial loh dari Mugge Buku. Yup! Mugee Buku punya jadwal baru, yaitu berkunjung ke Komunitas Lingkar Alam yang terletak di desa Chot Read more…